RSS

Indramayu, Bukan Negeri Para Bajingan!

23 Apr

Indramayu, Bukan Negeri Para Bajingan!

Saya sering berdiskusi dengan teman. Suatu ketika saya berdiskusi dengan seorang teman dari Padang. Waktu itu kami sedang menunggu interview beasiswa dari Pertamina. Lama kami berbincang, mulai dari hiruk pikuk perkuliahan sampai ke hangatnya politik Indonesia. Kami sempat membicarakan bagaimana ide-ide besar Amien Rais memanaskan politik Indonesia. Hingga membicarakan sosok Gus Dur yang kontroversial bagi sebagian orang. Lalu, Saya pun iseng-iseng nanya,”Tau gak Indramayu?”. Dia pun menjawab, “Tau, yang kemaren ada kasus miras kan ? Terus katanya banyak memasok PSK juga ke kota-kota besar”. Mendengar jawaban itu kontan saya diam. Sebenernya waktu itu saya pengen marah tapi saya harus marah kepada siapa?! Marah pada teman?! Marah pada keadaan?! Marah karena tidak bisa berbuat apa-apa!

Itulah citra Indramayu yang terbentuk di pergaulan masyarakat luas. Sebuah kondisi ironis memang mengingat potensi besar yang dimiliki negeri ini. Indramayu tidak lebih dari kabupaten miskin yang masyarakatnya sebagian besar menjadi buruh kasar, nelayan dan petani kecil sementara cerobong-cerobong Pertamina menghasilkan milyaran rupiah tiap detiknya. Bahkan karena himpitan ekonomi orang tua dengan sangat tega menjual anaknya untuk dijadikan PSK. Salah siapa?!

Kita tidak bisa menyalahkan keadaan. Menyalahkan keadaan hanya membuat kita semakin kehilangan arah gerak. Opsi yang kita miliki sekarang hanya satu yaitu bersama-sama, bahu-membahu membuat perubahan.

Indramayu, Bukan Negeri Para Bajingan! Sebuah kalimat provokatif yang cocok dengan apa yang ingin saya sampaikan.

Indramayu adalah sebuah daerah yang dirintis oleh seorang pekerja keras, seorang yang rela mengorbankan karirnya sebagai putra mahkota Kerajaan Bagelen, seorang yang berani mengambil risiko kematian di tengah hutan belantara demi satu keyakinannya membangun peradaban di bumi Indramayu tercinta dialah Raden Aria Wiralodra. Perjuangan Raden Aria Wiralodra bukan tanpa hambatan. Bahkan dia hampir mati melawan musuhnya yang sangat sakti. Keyakinan, semangat juang, dan cinta Aria Wiralodra akhirnya membawa bumi Indramayu pada waktu itu makmur dan sejahtera. Rakyat dan Pejabat menjadi satu dalam keharmonisan.

Kawan, saatnya kita merefleksikan nilai-nilai luhur the founding father kita Raden Aria Wiralodra. Bahwa keyakinan yang kuat bisa merubah segalanya. Bahwa semangat yang kuat akan terus mendorong kita menuju kesuksesan. Dan bahwa dengan cinta yang kuat akan membuat Indramayu tersenyum kembali.

Mari kita restart ulang memori kita. Me-refresh kembali citra Indramayu.  Indramayu bukan negeri para bajingan tapi Indramayu Negeri Para Ksatria.

 
18 Comments

Posted by on 23 April 2010 in Indramayu Nagari, Sosial Kemasyarakatan

 

Tags: , ,

18 Responses to Indramayu, Bukan Negeri Para Bajingan!

  1. lian

    24 April 2010 at 09:36

    bukan hanya dirimu yg merasakan hal seperti itu, kawan…aku dah sering mendengarnya..dari SMA merantau ke bandung pun begitu, skrng di malang pun gaungnya tetep begitu….emang kesel dengernya, tp ya..makanya itu justru malah jadi titik dimana kita sendiri yg harus membuktikan pada “orang2″ yg memandang Indramayu seperti itu, bahwa sebenernya ga semua orang di Indramayu itu seperti itu.memang hakikat manusia lebih memandang hal2 yg buruk daripada hal2 yg membanggakan.ok..mulai dari diri sendiri..jgn menyalahkan orang lain.marah pun ga akan menyelsaikan masalah.semangat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk diri kita sendiri dan orang lain!

     
  2. Moya Zamzami

    24 April 2010 at 09:52

    Bener bgt Wir,,,
    citra beberapa kota, termasuk indramayu terkesan negatif. Memang itu warisan orang dulu. Tapi, saatnya Kita, generasi muda mengubah image itu menjadi Indramayu Kota…
    y, kota apa ajlah yang berkesan bagus gitu…
    ^_^

    SEMANGAT Wir!!!

     
  3. dea

    24 April 2010 at 09:58

    nasib sama setiap temen2 kuliah tanya dari mana aku berasal
    yg mereka kenal cuma semua yg “jelek” tentang indramayu
    komentar awal mereka ga jauh beda dengan yg disebutkan di atas
    banyak temen2 yg berasal dr indramayu malu menyebutkan dr mana mereka berasal
    dengan alasan citra indramayu yg ga baik d mata daerah lain
    temen2 indramayu yg lain harus baca ini ^^

     
  4. Nur Rachmawati

    24 April 2010 at 10:11

    Sama kayak teman-teman yang lain…
    sedih banget waktu ada teman yang bilang kalau malam-malam PSK berkeliaran di luar ntu dah biasa di Indramayu, padahal waktu anak itu bilang kayak gitu, saya ada di sana dan saya tau kalau dia sudah tau kalau saya mang dari Indramyu. Sedih plus marah, tapi saya mang nggak bisa berbuat apa-apa…

    Untuk itu, saya berharap kita bisa membuktikan ke orang-orang kalau orang-orang Indramayu itu bukan sekumpulan bajingan…Indramyu masih bisa mencetak orang-orang yang berkualitas, baik dalam bentuk akademik maupun dalam bentuk moral…

     
  5. James

    24 April 2010 at 10:55

    Mskipun knyataanya ada yg seperti iti, tp itu adalaah masa lalu. kita sebagai generasi muda harus bisa mengubah pandangan negatif orang terhadap Indramayu, dan ini adalah titikawal kebangkitan Indramayu menuju Negeri Para Ksatria.
    Pray and Action

     
  6. Yoza Lucman Hartanto

    24 April 2010 at 11:01

    Ironis memang kota kita tercinta.
    Pencitraan Indramayu demikian adalah tidak sepenuhnya benar. Saya menyayangkan bilamana diantara kita sebagai warga indramayu tidak bisa berbuat apa-apa dengan citra ini.
    Sebagai generasi muda, kita harus bisa membuat citra2 baru dengan semua hal yang memang sudah ada.
    Indramayuu itu kota kaya loh teman2!!
    Dari sektor yang saya tahu dan saya dalami,
    Di sektor pertanian, Indramayu dikenal sebagai Lumbung padi terbesar di Jawa Barat dan sebagai pemasok mangga terbesar untuk kebutuhan nasional maupun interrnasional.
    Dan lagi dari sektor perikanan, Indramayu sebagai pemasok Ikan bandeng terbesar se Jawa barat. Pada tahun 2007 produksi bandeng mencapai kisaran produksi 11000ton setahun. Dan hingga kini produksinya masih terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.
    Mengacu pada data tingkat pertumbuhan perekonomian Provinsi Jabar tahun 2009, Indramayu merupakan urutan kedua setelah bandung yang memiliki kondisi perekonomian terbaik se-jawa barat.
    Dan masih banyak lagi hal2 yang bisa jadi kebanggaan bagi kita untuk lebih ditingkatkan oleh tangan2 generasi muda seperti kita.
    Jadi jangan malu untuk mengatakan bahwa kita orang indramayu. Bahkan seharusnya kita harus menunjukkan bahwa kita adalah orang indramayu yang mampu bersaing dengan yang lain.
    sekarang bagaimana dengan kalian?? tunjukan dan gali potensi daerah (Indramayu) dengan keahlian yang kalian miliki!
    Majulah Indramayu!!!!
    Majulah Generasi muda!!!

     
  7. M. Evi Nur Hidayat

    24 April 2010 at 11:14

    ya begitu lah Indramayu, mau ga mau harus kita terima,,,
    dan sebagai putra daerah, kita harus bisa memperbaikinya,,,,
    salah satu cara yg paling efektif merubah sesuatu itu adalah dengan metode “3M” yang sering diungkapkan oleh Aa Gym,,,
    untuk memulai perubahan, maka kita harus:
    1. Mulai dari diri sendiri
    perubahan itu harus di mulai dari diri sendiri, karena bagaimana bisa kita merubah orang lain apalagi merubah INDRAMAYU kalo kita merubah diri sendiri ajah ga bisa,,, dan juga gimana mungkin Indramayu bisa berubah kalo ORANG INDRAMAYU nya sendiri ga mau berubah,,,

    2. Mulai dari hal yang terkecil
    untuk membangun sesuatu yang besar, di mulai dari yang kecil2 ajah dulu, ga harus yang besar, soalnnya yang kecil ajah kita belum tentu bisa, apalagi yang besar,,, perubahan yg kecil itu bisa dari perikalu kita, tutur kata kita, akhlak kita,prestasi kita,pokoknya yang kecil2 lah, nanti juga orang bakal ngeliat dan nilai,,, kalo akhlak kita (orang Indramayu) baik, otomatis pikiran negatif mereka tentang Indramayu seenggaknya bisa sedikit di-cover kalo belum bisa dibilang diilangin,,, seenggaknya mereka berfikir, owh ternyata ga semua orang Indramayu itu “begitu”. klo kita udah bisa merubah diri sendiri, baru kita ngajak orang lain, dan seterusnya sampai pada tingkat di mana kita bisa merubah Indramayu,,,, dan memang hal itu ga mudah dan ga sebentar, butuh komitmen dan konsistemsi yang tinggi, mungkin image negatif itu bisa ilang 10 atau 20 tahun yang lagi,,, tapi ga apa2,,, yang penting Indramayu bisa berubah ke arah yang lebih baik,,,

    3. Mulai saat ini
    kalo bukan sekarang kita mulai perubahan pada diri sendiri, mau kapan?? kita kan ga tau kita hidup sampe kapan, kalo kita tunda2 terus, terus sebelum perubahan diri itu dimulai kita udah mati, gmn??? kapan Indramayu bisa berubah??

    kalo setiap orang Indramayu tau dan melakukan ketiga hal di atas, maka sangatlah mungkin, percepatan perubahan Indramayu bisa cepat terwujud sesuai dengan impian kita semua,,,,
    Insya ALLAH,,,

     
  8. adi Bangkit Wibowo

    24 April 2010 at 11:55

    sangat Ironis memang……dari semarang pun saya mendapat ucapan seperti itu,,,tapi saya membahtah semua ituhany rumor,”dan saya pun berbalik tanya apakah anda tau celuk beluk kota Indramayu???’

    dan yang saya sungguh pengen nangis ketika salah satu teman cewe dari indramayu curhat dengan saya dia bilang…”kit aku pernah dia ajak salah satu teman cwe dan dia berkata hey cwe indmayu kita dugem yukkkk???? dan teman saya pun menolak,,,,lantas lontaran dari ucpan teman dari teman saya “halah kebiasan dari anak2 cwe indramayukan gtu kaya pSK semua,,,,,,”..
    mendengar crita trsbut aku lantas menangis..krena mlihat tmn 1 angktn 08 saya menangiss……..dalam benak saya “KURANG AJAR TUH ANAK”…

    tapi saya mendengara dari pmbicaarn orang2 yang berfikir positif saya sangat menyukai,.dan saya menambahkan bahwa kota indramayu itu kota yang maju,,,, kita punya Lahan pertanian yang melimpah,perikanan,perkebunan bahkan kekayaan Alam kusus nya minyak bumi kita bumi yaitu UP VI PERTAMINA BALongan,,,,,,

    jadi saya menegas kan jangan melihat indramayu dari sebelah mata….
    maju terus pemuda-pemudi indramayu..
    berbanggalah jadi putra daerah indramayu….
    keep spirit!!!

     
  9. wahyuewmuslim

    24 April 2010 at 16:39

    saya kira tidak semua orang berfikiran seperti itu, contohnya, saya gak tau apa2 tentang image indramayu yang antum sebutkan. Hanya satu-dua orang yang tahu dan antum tidak perlu men-generalisasinya. Saran aja, jangan malah terlalu di publish, bahkan sampai ke milist2, itu malah membuat orang lain menjadi mempunyai pandangan yg bermacam…
    sippp2…over all marilah kita memperbaiki kondisi yang ada. mulai dari sekarang, dari diri sendiri, dari hal terkecil…lalu kemasyarakat =D
    coz we are AGENT OF CHANGE ^^

     
  10. temon

    24 April 2010 at 17:44

    yah itu yang banyak saya dengar dari teman-teman yang ada diluar kota, perasaan mereka mungkin campur baur menjadi satu, tapi saya yakin didalam hati meraka, meraka merasa indramayu tidak seperti itu, itu hanyalah oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.. tidak semua daerah di indramayu seperti itu, indramayu masih mempunyai sesuatu yang patut dibanggakan,,,
    memang indramayu hanyalah sebuah kabupaten yang kecil, yang tidak semua orang mengenal kabupaten kecil ini tapi indramayu memiliki sumber daya alam yang melimpah…
    indramayu gak harus dipandang sebelah mata oleh orang luar.. indramayu masih bisa maju, dan masalah traficking, itu hanyalah sbagian orang yang dikarenakan tuntutan hidup, yang hanya memikirkan kehidupan pribadinya saja tanpa memikirkan orang laen…
    tapi saya heran,, indramayu memiliki banyak sumber daya alam yang melimpah, tapi kenapa kehidupan masyarakatnya masih serba kekurangan?
    ayo lah yang punya kuasa berikan keadilan,,,,,
    jangan kita hidup di daerah sendiri tapi berasa jadi pembantu di daerah sendiri…..
    kalo gini terus gimana indramayu maju??
    mana tuh REMAJA.y?/
    apa cuma gertakan pertamanya saja?
    masih banyak yang harus di benahi dan diperbaiki meski di dunia ini gada yang sempurna tapi marilah kita coba untuk menjadi yang sempurna….
    buwat temen-temen yang menuntut ilmu di luar kota , semoga kalian kembali lagi k indramayu dengan membawa apa yang harus kalian terapkan di indramayu.
    thanks….

     
  11. Rustianah Wardi

    27 April 2010 at 14:06

    sama seperti comment temen-temen lain…
    bahkan ketika saya masuk kuliah sampe sekarang tak pernah hilang citra buruk itu.
    suatu ketika saya ada pembekalan kkn, kebetulan saya kkn di kecamatan sendiri tepatnya di widasari. temen-temen kkn saya sudah bercitra buruk, karena DPL(Dosen Pembimbing Lapangan) mengatakan tentang citra buruk indramayu. tetapi ketika kami (mahasiswa kkn) beramah tamah dengan Pak Camat (Agus Sudrajat), beliau mengatakan dengan sebenarnya. beliau menceritakan bahwa beliau pernah sidak di saritem bandung, beliau mengumpulkan psk-psk dari indramayu, ternyata benyak sekali, tetapi ketika ditanya setiap psk itu tentang tempat tinggal dikampungnya (desa, kecamatan) mereka maasih bisa menjawab tetapi ketika pertanyaan siapa nama kuwu masing-masing desa mereka tidak bisa menjawab. akhirnya para PSK itu mengatakan dengan jujur bahwa mereka bukan dari indramayu, melainkan dari wilayah sekitarnya (red-kuningan, majalengka, cirebon dll). mereka mengaku kalau ga ngaku orang indramayu mereka ga laku.

     
  12. romygumilar

    7 May 2010 at 14:22

    aslmulaikum kang…. saya alumni LC 2006, mhn izin untuk menerbitkan tulisan ini di blog saya. thx…..
    saya pun merasakan hal yang sama di semarang.

     
    • wirana bawing

      7 May 2010 at 22:54

      buat semua makasih ya udah berkunjung…….
      monggo bang romy kalo dirasa ada manfaatnya copas aja…
      jangan lupa tulis nama penulisnya ya he..he..^^

       
  13. Goesti

    27 June 2010 at 09:51

    Mantap kang artikelnya… saya yang sekarang jauh dari indramayu tercinta, memang merasakan akan hal ini, sebenarnya apa yang membuat mereka jadi merasa bangga umurnya masih kecil masih imut-imut, tapi kenapa adik-adiku yang harusnya belajar, sisi lain adik-adik tidak secara langsung sudah ada tuntutan, dari orangtuanya, memang tidak secara langsung.

    Mereka hanya bilang “Coba kah kaya batur” apa yang mereka inginkan memburu sapaan dari orang2 “Bade teng pundi bu haji”.

    Sedangkan adik2ku yang harusnya tersenyum ketawa dengan usianya yang pantas untuk itu.
    Memang tidak semua orang tua seperti itu, hanya saja kenapa jadi banyak yang jadi seperti itu, dan pada akhirnya adik-adiku yang harusnya penakut “lugu” malah berubah jadi berani melawan, karena didikan dunia malam.
    dan mungkin masih banyak lagi selain yang pernah saya tau ini…..

    Thx kang artikelnya mantap, salam kenal hanya keluh saya kang yang mungkin saya sendiri termasuk orang yang membuat indramayu jadi jelek.

     
    • Wirana Mesin

      23 July 2011 at 12:19

      terima kasih sudah mampir ke blog saya mas goesti.
      memang banyak yang harus dibenahi di negeri kita ini mas

       
  14. indri

    30 June 2010 at 16:27

    sy punya sodara yg skrg kuliah d jakarta, wktu itu dia ditanya sm temen satu kosnny ttg daerah asalny dari mana, sodara sy ngga berani bilang kalo dia dr indramayu, dia bilang malu, indramayu terkenal sm PSK’y, sy marah wktu sodara sy bilang gitu, sy tegur dia, ga peduli mau dibilang sok pinter atau apa lah, harusny dia bisa lebih terpacu semangetny buat ngelakuin hal yg lebih baik dr mahasiswa laen.

    indramayu punya potensi besar buat lebih maju dari daerah laen, tinggal gmn carany kita semua manfaatn potensi yg ada supaya indramayu bisa lebih maju & ngga dipandang sebelah mata lg.

    jangan pernah malu jadi org indramayu, malah, kita harus bangga bisa jadi salah satu putra daerah indramayu, karena kita bisa lebih baik dr mereka semua.

    SEMANGAT !
    All is well..
    hehe :D

     
  15. ninahamas

    21 November 2010 at 21:25

    mana atuh tulisannya ttg mesin ttg kader dll??

     
    • Wirana Mesin

      23 July 2011 at 12:14

      santai nin..
      masih banyak kok pemikiran saya tentang kader. Tunggu tanggal mainnya yak! :D

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.